Tampilkan postingan dengan label myself. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label myself. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2013

Dag Dig Dug Duarrrrr~

1.200.000-an detik lagi UN SMA 2013.
Lihat dari nominal sih... Memang masih lama.
Tapi kalau dilihat dari hari.. 23 hari lagi!
Waw! Fantastic baby~
*tiba-tiba harlem shake di tengah tumpukan kertas soal* *krik*

Rumornya UN tahun ini 30 paket loh.
Syok ga? Gue sih engga.
Mau berapa paket juga gue masih tetap jomblo ko. Gue bakal tetap di posisi ini.
Huft #gakodekok #gacurhatko #inibukaninstagram

Kalau dihitung-hitung ya...
63 hari lagi pengumuman UN dan 66 hari lagi pengumuman SNMPTN.
Entah gue yang kerajinan menghitung hari atau gue yang emang ga ada kerjaan.
Intinya, rasa DAG DIG DUG ini entah akan berakhir kapan?
Semoga 'penderitaan' ini segera berakhir?
Salam Paket A! :D

NB : So far, gue ga punya kata-kata terakhir sebelum UN.



Selasa, 18 Desember 2012

Hai Cinta!

Hai Cinta!
Apa kabarmu yang sudah lama tak dimiliki oleh siapapun?
Nampaknya dia, yang ada di mimpi-mimpiku, mampu membangkitkan dirimu ya?
Hahahahaha! Jangan berharap banyak ya kalau tidak mau terjatuh lagi ;)

NB : UN 4 bulan lagi loh.

Rabu, 28 November 2012

Mata.

Perasaan yang diam-diam muncul di benak ini, rasanya ingin kau ketahui.
Namun, aku tak mau yang lain mengetahui. Biarlah aku dan kamu saja yang mengetahui.

Sadarkah dirimu?
Mata ini tertuju pada satu titik fokus, bola matamu.
Entahlah. Aku hanya ingin meyakinkan dirimu tanpa harus ku katakan.
Rasa ini nyata.
Perasaan ini lembut, suci.
Namun, aku tak berani menaruh seluruh perasaanku padamu.

Salahkah aku pabila rasa ini tak terungkap secara lisan?
Mulut ini bisa berbohong. Tak semudah itu aku mengatakan yang sejujurnya.
Bukannya aku tidak berani mengungkapkan. Aku hanya takut disakiti tuk kesekian kalinya.

Mengertilah, mataku tak pernah berbohong.
Percayalah.


Tertanda,
-Orang yang selalu menatap tajam matamu-

Jumat, 19 Oktober 2012

Galau Sejenak.

Malam ini, aku menyadari bahwa kenangan kita sangatlah banyak.
Mungkin lebih banyak daripada kenanganmu dengan dirinya.
Terlalu banyak kenangan manis yang kau buat.
Terlalu banyak hal yang kau ukir di hatiku.
Terlalu banyak kata-kata indah darimu yang masih terngiang di telingaku.
Terlalu banyak.......... Hal yang membuat aku bangkit karenamu.
Dan kenyataannya kau meninggalkanku begitu saja.
Fatal.
"Dahulu terasa indah, tak ingin lupakan. Bermesraan selalu jadi satu kenangan manis"
Setelah sekian lama tidak membongkar kenangan manis itu, kini ku bongkar lagi.
Jangan tanyakan mengapa aku melakukan ini.
Aku hanya mencari sesuatu. Mencari gambaran dirimu.
Bukan cintamu lagi yang ku cari.

Bodohnya diriku.
Lagu-lagu yang seringkali kita nyanyikan dahulu kala, kini sedang bermain di telingaku.
Dan kini, aku hanyut, tenggelam dalam cerita masa lalu kita. Cerita indah yang berakhir abstrak.

Bukannya aku belum berpaling darimu.
Entah sampai kapan aku harus menanggung rasa ini.
Rasaku padamu telah hilang. Namun, kenangan kita namun kenangan kita akan selalu membekas.


Now, 1473 messages marked. 491 photos selected. 15 e-mail marked.
What should I do? Delete it or keep it exist?




MrnAdn

Minggu, 14 Oktober 2012

Break your limit!

Hai!

Pada hari minggu ku pergi ke Balairung.
Naik kereta commuter line, ku duduk di kursi.
Ku duduk samping teman-teman yang saling berbincang.
Mengenai UTS yang akan dihadapi. HEY!

Yap. Ini cuman sepenggal lirik lagu yang sudah gue ubah liriknya.
Ngapain ke Balairung?
Mau UTS ko malah jalan-jalan?



Jadi gini, tepat hari minggu yang sudah lalu (7/10), gue ikut acara yang namanya Bedah Kampus UI.
As known as BKUI13.
Gue kesana bareng temen-temen gue, Rully, Tiar, Lukman dan kedua temen mereka.
Janjian di KFC Tatos jam 6.15. Kemudian langsung menuju stasiun Bogor.
Kami membeli tiket commuter line yang pada saat itu harganya sudah mencapai Rp 9ribu.
Sedikit curhat ya. Di stasiun, gue ketemu temen-temen SMP gue.
Mereka adalah Devira, Iqbal, Yuni, dan..... FHILIPO.
Aiiiiih udah lama parah ga ketemu sohib gue yang satu itu.
Terakhir ketemu? Perpisahan kelas 9. Kangen sih. Ups.

Back to the story.
The train started the trip at 06.49.

Sesampainya di Pondok Cina (07.34).
Hampir seluruh orang yang turun dari commuter tersebut mengarah pada satu tujuan.
Kami pun langsung melangkah menuju Balairung UI.

Takdir berkata kita berenam harus berpisah
Sayang sekali.. Rully, Lukman, dan kedua temannya memiliki tiket B.
Sedangkan gue dan Tiar dapat tiket A.
So we must separated :"
Gue ga berani memisahkan diri dari Tiar.
Bukannya gue ganjen loh.
Tapi ya... Gue gamau sendirian di keramaian. Gue gamau terpisahkan :|
Perlu kalian tau.
Balairung tuh penuh sama calon mahasiswa UI. Termasuk gue. Amiin!



Entered Balairung UI at 7:49.
No longer time, the event started.

Gue ada di kolom 2 baris 7. Berkerudung coklat. Olangan ditinggal Tiar ke toilet (.___. ) (from @BKUI13's gallery)

Gue melihat beberapa kali kamera membidik gue.
Gue ngerasa difoto terus sama kakak Panitia.
Bener ga ya mereka motoin gue? Emang gue artis?
Apa jangan-jangan karena baju kuning gue ini? Ah lucky me if it's true :b

Bincang UI dengan bintang tamu Bunda Romy dan Ello.
Ya, Ello. Penyanyi. Bukan Elo atau Lo ataupun Lu.
Setelah 2 jam menyaksikan Bincang UI dan UKM performance, stand jurusan dibuka.

T : "Mar, ke psikologi yuk buruan. Baru nanti ke FKM"
M : "Ayo aja gue mah hehe"
T : "Yahh. Tapi penuh Mar. Ke Administrasi Negara dulu yuk"
M : "Oke.."

Di stand Administrasi Negara, lumayan gue dapet pulpen gratis ekekekekek.
Terus ya, keliling ke Komunikasi, ke HI, ke Ekonomi, ke macem-macem deh pokoknya.
Dan akhirnya..
T : "Mar psikologi udah agak sepi. Kesana yuk? Pegang tas gue biar ga misah"
M : "Oke". *megangin tas Tiar*

Di depan stand Fasilkom.
M : "Yar, bentar. Gue mau ke temen gue."
Disana gue ketemu Ihsan. Gue tanya dimana Juli berada.
"Tiar mana?" nanya ke diri sendiri.
Sejenak, Tiar menoleh ke arah gue. Nyatanya ia tidak mendengar permintaan gue yang tadi.
Untung belum ngilang....
Dan akhirnya bertemu dengan Juli dan Husna (y).
Cuman sempat bertegur sapa dan dadah-dadahan, gue pun ke Ihsan terus ke Tiar lagi.

In psychology booth, we spent more than 20 minutes.
Tiar was excited. He could ask the colleger untill he felt satisfied.
Gue rasa, mahasiswi psikologi yang satu ini cara penyampaiannya tuh enak!
Dia berbicara dari mata ke mata. Seluruh mata pendengar ia terawang one-by-one.
KEREN!!
Dan gue rasa temen gue yang satu ini memang cocok jadi psikolog.
Apalagi kalo nantinya dia jadi interviewer di suatu perusahaan. COCOK!

Yep, next destination is Public Health Booth.
Tetap seperti sebelumnya. Penuh.
I guess stand ini diminati karena selain banyak peminatnya ya karena unik gitu.
Sayang sekali gue gapunya foto standnya.
Sumpah deh. Gue naksir sama "astronot" yang ada di atas stand FKM (?)
Hasrat gue terpuaskan setelah mendapat banyak sekali info tentang FKM.
Semakin tergugah!!!!!
Tapi gue masih kurang semangat.
Gue rasa gue kekurangan 'faktor luar' yang bikin gue semangat. Huft.

SELESAI SESI KELILING STAND!
LET'S HAVE SOME MEALS!!!!

Di tenda putih, banyak sekali stand makanan.
Cuman ya, seperti dari awal, gue ikutin aja kemana Tiar melangkah.
Masalahnya pulsa gue less than one thousand rupiahs.
Kalo gue kesasar.......... Belum tentu bisa ketemu :|
Finally, Nasi Goreng for lunch.
Dammit, harganya mahal. Rasanya? "< buatan gue" :((

Kita janjian sama Lukman, Rully, dan satu temannya yang gue lupa namanya.
Janjian DPR (di bawah pohon rindang).


Dan akhirnya, ketemu lagi sama temen gue yang satu itu (yang mana hayo? :p).
Saking sudah lamanya tak berjumpa, saking lost contactnya, gue minta nomor hapenya.
"Hey I just met you. And this is CRAZY!. But where's your number? ..... *some text missing*"
Istirahat pun berakhir.
Kita pun terpisahkan lagi. ("kita"nya siapa hayo? :p)
Mereka ke gate B.
Sedangkan gue sama Tiar kudu ngantri di gate A supaya bisa naik BiKun.
Fyi, gue ngantri more than 90 minutes.
CIYUS? MIAPAH? SUMPE LO?
Demi.
Demi penguasa bumi dan surga.... Kau memang indah.. Uo..o..o.. *menyamar menjadi Dewi Persik*

Sepanjang antrian... Unyu lah. Kita kudu melalui sub-gate.
Di setiap sub-gate, kita lari-larian berharap dapat posisi lebih depan :))
Dan ya.. Tetap saja. Yang namanya ngantri tuh pasti lama dan pasti desek-desekan.

That's a funny thing i've never seen before.
There's a couple. Yea, call them as lovebirds.
Hmm.
Jadi gini, ceweknya cape terus lapor ke cowonya... (enak ya sama cowonya...)
"Yang, cape ih" | "Sini-sini aku pegangin barang kamu" | "Boleh ga aku di pundak kamu?" | "Boleh sayang"
Sejenak gue bingung karena si cewe bilang "Boleh ga aku di pundak kamu?"
Hey gurl, kamu minta digendong? Gils. Sadar body cyinn.
Ga lama kemudian, dagu si cewe berpangku di bahu si cowo.
Guess what she did after that?
Ternyata bukan dagu. Melainkan rahang atas si cewe yang nemplok di bahu cowo.
Gue terus memperhatikan. Ya, sampe baju si cowonya banjir oleh saliva si cewe.
Agak iyuuuwh. Baru kali ini ngeliat pacaran gayanya gini. Weird, huh?

Tak terasa. BiKun sudah di depan mata (y)
Dan ternyata, di dalam BiKun itu kita harus berdiri juga buat yg ga dapat kursi :"
Perjuangan belum selesai, teman!

Lumayan sesak di BiKun walau ya adem juga.
Melewati perpustakaan UI yang sering dibilang rumah telletubies.
You know why?
Hmm karena atapnya dihiasi rumput gajah gitu. Jadi ya kayak rumahnya telletubies.

First stop, Fasilkom UI.
Sekedar bertandang saja. Dan kebetulah. Fasilkom UI sedang mengadakan Open House.

Then, next stop is FT-UI.
First sentence I said when I entered the building "I wish you'll accept in this faculty, guys!"
I prayed for those who wants to enter FT-UI 0:)
Pas gue ke FT-UI, gue merhatiin perempuan-perempuan berkerudung.
Dan benar kata Kak @lunaastari, their way using veil seems like my way. Hahahaha =)).
Cumi. Cuma mirip.

The last destination, FKM-UI.
Here we go!!!
Curhat dikit ya, baru kali ini dapat bangku di BiKun.
Hahaha baru juga duduk 1 menit udah turun lagi. Ayo kurus, Marini!!! :"3

Tadaaa~
Here we are :)
Sepenuh hati gue pengen pake banget banget banget masuk FKM-UI :")
Puas hati ini berkeliling jurusan di FKM.
I'll be there! Amiin.

Then, we're back to the corner when I first saw you.... *ngaco*
Kita balik lagi ke Balairung.
Kembali dipertemukan dengan Rully, Lukman, dan ...son *gue lupa namanya!!* :))

Kami galau. Sebenarnya gue ga galau saat itu. Mereka yang galau.
Karena belum shalat. Gatau mau shalat dimana.
Ternyata hati mereka terpacu untuk shalat di Stasiun Pocin.

Di stasiun pocin.
"Gue duduk di bangku ini ya"
"Gue ikhlas ko Mar kalo lu duduk di rel juga :))"
"Ih jahat :(("
"Biarin.."
"Hahahahaha..."
Rully dan Lukman pun bersorak "Ketawa nyengir? Mikir!"
Gue dibully :|
"Udah. Solat lu sana!!"
Gue ditinggal bersama si son-son itu. Kebetulan son-son itu non-islam.
Setidaknya, gue ga olangan :))
Untuk kesekian kalinya gue harus menanti teman-teman gue yang kali ini sedang shalat.
Karena gue lagi... #IfYouKnowWhatIMean 0:)

Hujan pun turun begitu derasnya.
Hujan ini mengingatkanku pada..... Hmm...
Hati inipun seketika berkata "Hai kamu, sudah otw? Sudah sampe rumah kah? Kalau belum hati-hati ya :)"
Tiba-tiba Tiar, Rully, Lukman menampakan diri.
Lagi-lagi gue dibully karena gue nyengir.
Ih gue kesel. Tapi anehnya gue senang dibully dengan cara ini *evil-smirk*. IDKW.

Gue maksa pengen buru-buru pulang karena ngantuk.
Gue ngerengek.
Manja ya? Maaf.
Karena loket berada di seberang, gue memaksakan diri untuk nyebrang rel. Tapi hujan.
"Marini, jangan hujan-hujanan! Nanti mamah marah.."
Untuk kesekian kalinya gue nyengir karena logat Tiar pas ngomong kalimat tadi.
Dan lagi-lagi gue... dibully :3 Hahahahahaha!
Btw, mamah siapa? Gue manggil orang tua wanita gue tuh "Ibu", bukan Mamah.

5 menit menanti hujan mereda. Kami pun bergegas membeli tiket menuju Bogor.
Rp 9.000,00. Harga yang cukup wow.
Tapi ya, mau naik ekonomi? Kereta murah yang tidak manusiawi. Sudah seperti kandang hewan.
Bukannya tidak mau, namun saya mencari kenyamanan saat itu.
Next time, i'll try to use that kind of train. Next time ya. Kalo emang kepepet.

Pukul 17.45, kereta datang.
Alhamdulillah, ada kursi kosong.
Awalnya gue duduk di seberang Rully.
Namun karena merasa kurang nyaman akan pengguna kereta di sebelah, gue pindah.
Beruntung sebelah Tiar kosong, gue pindah kesana.
Ngerasa nyaman, gue pun tertidur.

Pukul 18.30. Tiba di Bogor dengan selamat.
Kami disambut oleh rintik-rintik hujan yang khas Bogor.
Sejenak, gue menghela nafas. Hal ini mengingatkan pada kejadian 12 jam yang lalu.
Ya, sungguh amat sangat berkesan hari ini.

Pada akhirnya, gue melanjutkan perjalanan pulang menggunakan angkot bersama Rully.
Sepanjang jalan kenangan...... *ngaco lagi*.
Sepanjang jalan, kita curhat. Seru ya. Gue kangen curhat sama cowo.
Menurut gue, jarang cowo munafik.
Ya kalopun dia munafik, oke, we'll see what i'll do for you.
Semoga teman-teman cowo yang berteman dengan gue ga munafik ya :)

Sekian deh cerita dari gue tentang BKUI13!
Buat temen-temen yang saling support, saling mengikrarkan diri, saling semangat buat masuk UI,
SEMOGA TAHUN DEPAN KITA BISA BARENGAN JADI MAHASISWA UI YA!!!!!!!


Salam calon mahasiswa,
Marini Adani! \m/

Kamis, 11 Oktober 2012

GA PEKA dan GA PEDULI


"Lalu timbul pertanyaan besar di benak kamu 'Dia ga peka atau ga peduli? Dia ga punya otak atau ga punya hati?' Kamu ga pernah berharap dia salah satu dari itu. Tapi kenyataannya dia bisa aja keduanya, ga peka dan ga peduli" (1.00-1.28)
Huaaaa!!!!!!!
Soundcloudnya Kak Oka @landakgaul emang paling ngena!!! :|
Smgkmsdr........... :)
Bukan Seandainya Dia Tau (backsound: Secondhand Serenade - Fall For You)

Minggu, 16 September 2012

Imajinasi

"Imajinasi itu tak terbatas. Maka... Imajinasilah seliar mungkin"
Gue menerapkan quote di atas dalam hidup gue.
Menurut gue, gue tipe orang yang punya 'high level of imagination'.
Ga mau sombong ko. Cuma opini gue aja.
Yang pasti, daya imajinasi gue masih kalah sama daya imajinasinya para pembuat teori fisika (?)
Seringkali imajinasi ini semakin liar di situasi dan kondisi tertentu.
Dari satu hal saja gue bisa ngembangin hingga berlembar-lembar kertas.
Hmm, itu sih kalo mood nulis-nya lagi muncul.
Tapi daya khayal gue terbatas kalo di bidang eksak.

Daya imajinasi gue seputar apa yang pernah gue amati ataupun gue alami.
Contohnya, gue mengamati kutu beras.
Gue bisa bermain dengan kutu beras itu sampai gue puas.
Tanpa memperdulikan sekitar.
Selama bermain dengan kutu beras itu, imajinasi gue bebas.
Mulai dari memikirkan anatominya sampai "kalo ini yang ukuran bayi, 'agung hercules'nya kutu beras segede apa ya?" :O
Autis ya? #okesip.

Nah! Gue akan mengulas tentang daya imajinasi gue yang tinggi.
Kamu tahu mengapa gue sering menyendiri?
Alasannya adalah......
Gue ga pernah ngerasa kesepian.
I know Allah guides me everytime, everywhere.
And, there are Raqib and Atid, The two recording angels.
I'll never walk alone.

Nah, selain itu, imajinasi gue menghasilkan satu sosok.
Sosok yang antara ada dan tiada.
Tapi gue selalu bertemu dengan ia di alam kebebasan.
Alam dimana gue bisa ngelakuin apa yang gue mau walau sebatas gue pikirkan saja.
Setiap kali gue dirundung masalah, dilema, dimabuk cinta, apapun yang bikin hati gue pengen curhat..
Dibalik diamnya gue, gue sebenarnya lagi chitchat sama sosok tersebut.
I'm so glad to have u all the time!

Oh ya, gue sendiri sering merasakan terjangkit "harapan kosong".
Belakangan ini gue sadar.
Ga setiap saat gue ngerasa diharkosin itu beneran diharkosin sama 'dia'nya.
Tapi.... Imajinasi gue yang sudah berkoar-koar, membayangkan hal-hal yang berlebihan.
Sehingga timbullah perasaan senang dan penuh harap.
Padahal... Hal itu belum tentu terjadi pada diri gue.
Makanya, terkadang gue memaklumi daya imajinasi gue yang terlampau batas ini.
Gue sebut hal ini dengan 'pengharkosan diri'.
Ciyaaan deh lo, Mar :p
Dan masih banyak lagi kisah antara gue dan imajinasi gue.
Inilah perbandingan antara apa yang pengen gue posting dan 
Inilah perbandingan antara apa yang pengen gue posting dan apa yang gue tulis di postingan ini.

Honestly, i'm totally a dreamer & imagineer.
Dreamin' all day long, imagine anything, thinking something, missing someone #eh #ups
Seandainya aktivitas-aktivitas tersebut menghasilkan uang, gue udah jadi milyader.

Hmm.....
My chairmate said, Herfa Memory, "Lebih baik menjadi orang yang memiliki imajinasi daripada tidak."
Napoleon Bonaparte said, "Imagination rules the world".
Someone said "Reality is for people who lack imagination".
Then,

The last,
My grandgrandgrandgrandpa (?) said :


Hmm...
I said that "Imagination has no limit. So, don't afraid to use your imagination ;;)"



Ms. Imagineer,
Marini! :)

Rabu, 12 September 2012

Bosan. Entahlah. Okesip

Mungkin.....
Mungkin gue sudah bosan. Bosan diharkosin.
Eits.. Belum tentu dia harkosin gue.
Lebih tepatnya sih gue bosan merasakan cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cie bingit.

Entahlah.
Gue ngerasa antara gue sama dia ya.... stuck disini. Cuman bisa saling kenal.
Temenan? Ga akrab. Malah gue rasa kita saling ngejauh.
Seringkali dia tidak menganggap aku ada. Terkadang senyumku ini sia-sia.
Senyum manisku. Hmm..... Menurut dia kecut kali ya HaHaHa.
Terserah~~~~ ( ˘˘̯)

Agak melenceng dikit ya....
Fyi, disaat gue kesepian, gue ngerasa ada satu sosok yg selalu setia nemenin gue.
Unidentified deh sosok itu. Tapi, setiap gue sendirian, dia menghiasi alam sadar gue.
Gue gatau kenapa sosok ini bisa diajak ngobrol. Padahal dia tak berwujud.
Mungkin dia hasil rekayasa imajinasi gue.
Percaya ga percaya, tapi gue ngerasa hal itu benar adanya.

Kembali ke topik.
Nah, disaat gue mikirin kita, sosok itu berbisik ke gue
"He doesn't care at all, Rin. Sadar dong. Sadar Rin!!!"
Tiba-tiba hening. Tiba-tiba....... </3
Jadi selama ini.. Percuma :((
"Ga ada yang percuma, Rin. Anggap aja ini tuh pelajaran buat kamu."
Jelas percuma!!!!! Selama ini sering banget gue berharap lebih.
Kalo kata Sheila On 7 mah gue tuh harus Berhenti Berharap.

Tapi gue tuh.. Padahal cuma naruh sedikit (doang) perasaan ke dia. Tapi.....
"Untuk apa kamu pertahankan hatimu untuk dia kalau dia tak menganggap kamu ada?"
Oke. Gue speechless.

That's why gue bosan untuk merasakan cinta bertepuk sebelah tangan.
Sekian galaunya.
Wassalamualaikum Wr.Wb.


Tertanda,
Marini yang 'tertepuk sebelah tangan' :"

Minggu, 19 Agustus 2012

Happy Eid Mubarak 1433 H


For those who celebrate it, i just wanna say
"Happy Eid Mubarak 1433 H. May Allah bless us. Let's forgive each other."




Marini Adani
@justMARINI
SMAN 2 Bogor


Kamis, 28 Juni 2012

Holiday........

23rd of June has passed.
I've got my report card. Not bad.
Hehehehe :)).

WELCOME TO HOLYDAY !!!!!!!
3 WEEKS FOR FREE TIME.
I MEANT, FREE FROM HOMEWORK (y)
\(´▽`)/


So far, holiday isn't as happy as I thought.
I've so much plans. But, i've no 'things'.
Uhuk.. Money! Come to me *begging*.
Thanks guys, gurls! Thanks for accompany me during this holiday.
You all awesome!!!!!!!!! Without your invitation, i'll haven't money :))

I count the day. 17 days left.
So much plans to be realize. Grateful because I haven't met 'them' yet and I still have time.

Guys... Gurls... Take me out from this house!!!! Hahahaha.
HAPPY HOLIDAY ;)




Muchmuchlove,
Marini

Kamis, 31 Mei 2012

Make Good Art

Sometimes life is hard. Things go wrong.
In life and in love and in bussiness and in friendship and in health and in all the other ways that LIFE CAN GO WRONG.
And when things get tough, this is what you should do :
MAKE GOOD ART!!!!


25 Buku Harian.

Hallo blogwalker!!!!
Untuk kesekian kalinya.....
Saya akan memposting suatu hal yang ga-layak-publikasi.
Cuman ya..... Enjoy reading yo! Like this yo! Ya yo ya yo dibacaaaa :3

Selama dari kelas 6 SD, gue biasa beli buku harian.
Khususnya yang unyu-munyu-ududududu gitu deh :3
Entahlah gue ga nge'budget' berapa.
Yang penting akyuh suwkaaa beudh kalo punya buku harian.

Diceritain dari awal deh ya.
Awalnya, gue ga suka nulis.
Tulisan gue jelek. Lebih jelek dari tulisan anak cowo malah.
Kebayang ga? Penting banget dibayangin *digebukin blogwalkers*.
Terus.....
Nyokap gue yang ga tega punya anak bertuliskan seperti "cakar kodok", menghadiahkan buku harian.
(Fyi, gue baru kali ini denger ada cakar kodok. Emang ada yah?).
Nah. Buku harian berwarna hijau muda itu lucu.
Ada gambar-gambarnya. Suka beudddh lah!
Nah, sejak itu Marini si pembalap sepeda, berubah menjadi.....
Marini, Si Pecinta Buku Harian.
Fyi, gue emang pecinta buku harian. Tapi, ga sampe gue pacarin ko tuh barang-__-

Sejak itu...... Setiap gue punya uang.
Ya pelariannya kalo ga aksesoris "oendjoe", novel, ya.... BUKU HARIAN.
And untill now, hobi itu masih gue pertahankan.
Yang ada sih sekarang hanya 25 buku harian.
Tapi gue inget, banyak buku harian yang 'hilang'.
Kira-kira, 40 buku lah kurang lebih.

Sebenarnya, kalo gue pikir-pikir, gue boros.
Boros uang. Boros buku. Boros kertas.
Padahal kalo dilihat-lihat, dari 25 buku harian, cuman 18 yang ada isinya, itupun "full of stories".

Tapi, kali ini. Tolong kalian pikirkan.
Akan seberapa 'bacot'-kah gue tanpa buku harian?
Buku harian tiap hari diisi, tiap hari aktif ngetweet, tiap hari aktif ngeplurk, tiap minggu aktif ngepost.
Tiap hari juga gue berkicau dimana-mana.
Dan sebenarnya, untuk meluangkan di semua media tersebut, menurut gue belum cukup.


Jadi inti dari posting ini :
"How can I stop myself not to babbling all the time?"


Tertanda,
MariniAdaniBawelBangetDuhCapeByeByeDeh!!!!!!

Sabtu, 07 April 2012

Mom......

Ibu : "Rin, kata Eyang, kata temen-temen Ibu, kamu jadi dokter aja"
Arin : "Ibu kan tau sendiri Arin lemah di Matematika, Kimia, Fisika."
Ibu : "Lah emang kamu pikir KesMas ga ada Matematika dan hitungan lainnya?"
Arin : "Arin takutnya kalo Arin jadi dokter, dosis obat pasiennya ga cocok."
Ibu : "Ga ada salahnya kan nyoba dulu?"
Arin : "Yah kalo faktor 'luck' Arin bisa keterima di kedokteran, Arin ga kuat."
Ibu : "Kamu harus kejar PMDK."

Mom, stop push me. I know my weakness. I know what's my best skill.
But, still.... I'll keep following your rules.
Mom, believe me. I'll be someone that successful, someday.




Your goofy girl,
Arin♥

Soal Angket BK.

Hello Blogger!

Tau pelajaran BK kan?
Tau ga?
BK tuh Bimbingan Konseling.
Yap!
Pelajaran itu tuh sejenis muatan lokal *menurut gue*.
Cuman, di pelajaran ini, kita ditantang untuk mengeksplorasi kemampuan kita.
Nah... Nah.. Nah... Intinya, mecoba untuk mencari jati diri gitu lah.

Ga biasanya kelas 11 dikasih anget BK.
Kalo kelas 10 sih kenyang angket. Angket penjurusan.
Yang kali ini, angket tentang masalah belajar.
Nah yang menginspirasi gue buat bikin postingan ini...
Soal Angket No. 16.

Ilustrasi.
Nah. Baca soalnya mendadak galau inget hari ini tuh hari....
Hari Sabtu #loh ?
Hahaha.

Pertama kali liat soal ini, gue mikir. Terus, gue kepikiran. Terus GALAU.
Hell yeah!
Tapi di angket itu gue ceklis di bagian TP.
Dengan uraian seperti ini 
"Walau saya tidak punya pacar, tapi saya yakin kalau orang tua saya selalu memperhatikan, mencintai, dan menyayangi saya."
Kesannya tuh.... AGAK CURHAT ya.
Yang bagian "Walau saya tidak punya pacar...." tuh kesannya tuh MIRIS BANGET.
Eh miris aja deh. Miris banget mah diduain :').
Tapi, dengan soal ini, gue berpikir..
Gue ga mungkin hidup tanpa cinta, kasih sayang, dan perhatian.... dari orang tua gue.
I love my parents.
"That's what you are my everything♥"

Sekian curcolnya,
See ya!

Marini :)

Jumat, 23 Maret 2012

KEPO dan FUDUL.

Heyhoo blogga!
Welcome back :D

Cihuuuy bisa posting lagi nih.
Now, i'll post something about "Kepo".
What's KEPO ?
Mau tau banget? Mau tau banget banget???

Menurut Kitab Gaul, Kepo memiliki berbagai definisi.

  • Kepo : Berasal dari bahasa hokkian. Ke = Bertanya, Po (Apo) = Nenek. Jadi artinya nenek yg suka bertanya-tanya.
  • Kepo itu singkatan dari kira-kira Knowing Every Particular Object.
  • Kepo adalah singkatan dari KElakuan POlisi. Polisi sering menanyakan suatu hal secara detil.
Sekedar curhat aja ya.....
Kenapa gue bikin postingan tentang "Kepo" ?
Karena gue kepo. Dan teman-teman gue mengakui atas ke-kepo-an gue.
Gue tuh sering banget nanya hal pribadi orang.
Terkadang gue sadar, memang kurang sopan menjadi Kepo-er.
Tapi, rasa penasaran itu, membuat gue semakin kepo.
Selain kepo, gue tipe orang yang demen fudul.


Siapa yang gatau arti "Fudul" ?

Menurut Kitab Gaul (lagi), Fudul itu artinya Serba Mau Tau dan Pengen Tau.
Gajauh beda sih sama definisi Kepo.
Oh ya, terkadang gue bingung, perbedaan Kepo sama Fudul itu apa.
But in my opinion, Kepo is asking people abt something untill we get the details.
Fudul is looking for someone's things without his/her permission.
For example, we're looking for someone's account, text message, BBM, or etc.

Well, that's all that i want to share.

Salam Fuduler,
Mau tau banget nama gue?

Rabu, 14 Maret 2012

Dia pikir.....

Hola Bloggaaaa!
Pengen posting (yang agak) spamming nih.
Eh ga, maksudnya curhat.

Aku kan punya temen SD. *ciee aku*
Nah, salah satunya namanya Angga Aramiko Ariga.
Dia yang bikin gue berpikir malam ini. Berpikir tentang masa SD gue.
Dulu tuh gue tipikal cewe cupu, doyan makan, dan jail. Tapi tetap imut ;).
Well, sekarang gue masih cupu, masih doyan makan, masih jail.
Cuma, makin imut #eits. Hahahaha :p

Suatu malam, group di FB yg beratas namakan "papandayan 2 bogor", mulai ramai.
Haikal Umam, menulis di wall group "Minta CP semua dong biar gampang ngehubunginnya".
Sontak gue balas via 'komentar'.
Dan adapun komentar beruntun dari Angga Aramiko yang OOT.
(Out Of Topic).


Pokoknya si Angga nanya "ehh tuh si marini brubah gk sikapnya?? mungkin masi kaya ank SD lagi tinghnya ????".
Yang ada di benak gue cuman satu hal "JLEB!" ☹.
Gue kan udah SMA. Masa ga berubah sih? :'))
Nah. Dari saat itulah gue berpikir. Flash back tentang masa SD.

Gue inget.
Waktu SD, gue sering bikin orang kesel, malah sampe bikin cowo nangis.
Percaya?
Nih gue jelasin.
Jaman sd, kelas 4, gue pernah nendang bagian "3t" Parisa, cowo.
Dia langsung nangis.
Thaks God, he still alive :')
And fortunately, no one judge me. Alhamdulil...lah :))

Nah, ada kebadungan masa SD lagi. Tepatnya kelas 3 SD.
Satu hari, gue sejemputan sama Angga.
Dia kesepian. Gue autis dengan kumang-kumang yang gue beli saat istirahat.
Dia diem. Gue berfikir jail. Sangat jail.
Guess what i've done to him?
Punch him? NO. Kick him? NO. Kiss him? NO!!!!.
Gue masukin kumang yg lumayan gede ke bajunya. Huahaha!
Keterlaluan emang ya gue.... :|
But, for me, it's totally LOL !!!!
Mwahahaha can't stop laughing if i imagine about it!
Reaksi dia tuh lebay.
"Woy, apaan ini Mar? Aw aw aww.. Kamu masukin kumang ya?" 
"Iya hahahaha"
"*nyaris nangis* *lari keluar jemputan* *cari Pak Budi*"
"*ketawa puas*".
Entah mengapa, sejak itu, gue lebih prefer temenan sama cewe tomboy ataupun cowo.
Betapa badungnya saya.......


Dan, masih banyak lagi keBADUNGan gue.
Sebenarnya, sampe sekarang, gue masih jail.
Entahlah apa yang di benak orang yg sering gue jailin.
Parah kali kau, Mar!!!! *jedot kepala ke tembok*


Mungkin kalo gue punya anak yang bandelnya kayak gitu, udah gue hajar loh.
Hahahahaha.
Tapi, nyatanya, gue pernah bandel.
So, take a mirror before you act. Sometimes, you don't realize that you ever did it.
Be wise, guys!




With smile,
Marini! :)

Senin, 12 Desember 2011

Hey, I'm Sixteen :D

Heyhooooo!!!
I'm not FIFTEEN. I'm SIXTEEN.
Uwyeeah, December 11th 2011 ;;).
My absent number is 16. My age is 16. My number of home is 16. I love 16 :)

Aha!
Thanks for my big famILY♥, my best friends☺☺, my blvd♥, my friends☺.
And, all the peoples who gave me a birthday greeting ;;)
Thank you so much \(´▽`)/

Buatku....
Kalian semua spesial!
Sudah mengucapkan, sudah memberikan pengharapan, de el el!
Apalagi yang sudah ingat, makasih ya!

Buat yang ngisi hari akhir 15 tahun aku.. Makasih ya Arif, Adnan, Janita ;;).
Thanks ya udah bikin gue ngerasain indahnya hidup tanpa GALAU. Hahaha!

Buat yang ngisi hari dimana usia aku jadi 16 tahun, Makasih ya keluargaku♥
Thanks udah bikin gue cape to the max!!!

Buat yang ngisi hari ke-2 di usia 16 tahun aku.. Makasih ya Kak Ilman, Kak Nadya, Diar \☺/
Thanks udah bikin gue ngakak, sedikit kurang agak waras, dan senaaang :D

Oh iya, thanks♥
Makasih bonekanya :P


Pokoknya... MAKASIH BUAT SEMUANYA! MAKASIH *kisshugpoke*

With whole of my heart,
Marini♥

Senin, 14 November 2011

Am I Reckless ?

Halo Blogwalker!!!

Seperti biasa, gue mau curhat di postingan gue nih.
Cekidoot dot dot!

Jadi...
14 November 2011, gue bikin sejarah buat hidup gue #eaa
Gue jadi pemimpin upacara. Dan untuk pertama kalinya gue jadi petugas upacara.
Gue ga ada latar belakang paskibra, gue juga latihan cuma baru 2x.
That's why i had so many mistakes during the flag ceremony :((

Kesalahan gue... BANYAK.
Gue kurang kurus, gue kurang unyu, gue kurang cerdik. *ngeh-__-*
Sebenernya kesalahan cuma 1. Yaitu, gue.
Gue kurang berlatih. Gue canggung. Gue kaku.
Tapi 1 kelebihan gue, gue nekat. Reckless !

Hari Sabtu, 12 November 2011.
Kelas gue (XI-IPA 4) digabung dengan XI-IPA 5 latihan upacara.
Entah gue bodoh atau entah sangat berambisi, gue pengen banget jadi petugas upacara.
Dari yg awalnya pengen jadi pembaca teks janji pelajar, dirigen, gue mau!
Sampe akhirnya ada penawaran dari Bu Nevy.
Bu Nevy : "Aduh anak cowonya, siapa ini yg jadi pemimpin upacara?"
Gue : "Bu, saya pengen sih jadi pemimpin upacara. Boleh ga, Bu ?"
Bu Nevy : "Oh boleh, Mar. Silahkan."
Gue : "Tapi saya ga punya pengalaman sama sekali"
Bu Nevy : "Cari anak PKCM ya Marini. Nanti kamu latihan"
Gue : "Oke, Bu."

Ternyata, pada hari Senin, ga ada latihan pagi-pagi. cuma cara sikap sama jalan ._.
Awalnya, sempat ingin diganti dengan anak PKCM.
Tapi, gue langsung memberanikan diri bilang ke Bu Tati "Bu, saya siap. Insya Allah"
Gue pikir-pikir.... kapan lagi coba gue jadi pemimpin upacara.
Hahaha.

Ternyata eh ternyata.... Gue FAIL!!!!
Kaku, canggung, salah gerak, dislokasi *eh?
Oke, gue terima kenyataan. Deal with it, Mar!

Tapi... ada satu hal yang gue benci.
Saat gue minta maaf ke temen gue, ada seorang-TEMEN gue.
Dia ngasih tampang jijik pas gue bilang "maaf gue gagal".
Dalam benak gue, berapa orang yg jijik sama gue ? Sampe dilirik sebelah mata saja :(

Setelah gue pikir-pikir, DIA PENGECUT saudara-saudara.
What she can say, she can't do!
Oh hell yeah, deal with your word, gurl!
Hahahaha....

Inti dari postingan gue yang satu ini :
Gue emang ga punya talenta. Tapi gue punya tekad. Ga pengecut kayak lo yg bisanya ngehina tapi ga berani melakukan.

Minggu, 16 Oktober 2011

Make it by Myself.

Halo! Gue lagi belajar bikin kue nih.
Kali ini, gue bikin kue tiramisu. Maklum amatir jadi jelek.
Hihihi, minat ? Beli ke gue. Minat sama yang bikin kuenya? Tembak. #eaaaa


This is it! Ala chef Marini (˘ڡ˘)


Sekian dan Terima Kasih,
Marini!